Musprov III PERPANI Sulteng, Satu Dekade Panahan Sulteng Mulai Berprestasi

SPORT SULTENG1013 Dilihat

Palu – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-III Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Sulawesi Tengah tahun 2025 digelar di Hotel Palu Golden, Minggu (28/12/2025).

Musprov mengusung tema “Mengokohkan Profesionalisme Tata Kelola Organisasi PERPANI Menuju Prestasi Panahan Sulawesi Tengah yang Lebih Baik demi Sulteng Nambaso, Temponamo Juara.”

Ketua Umum PERPANI Sulawesi Tengah, Danny Syamsu Wawolumaja, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama delapan tahun kepengurusannya. Ia menyebut perjalanan PERPANI Sulteng sejak berdiri tahun 2017 hingga kini telah melalui proses panjang dalam membangun organisasi dan prestasi.

“Dalam rentang waktu delapan tahun, PERPANI Sulteng telah menyusun keorganisasian, membentuk pengurus kabupaten/kota, serta aktif mengikuti event nasional dan internasional,” kata Danny.

Danny juga mengapresiasi dukungan Pengurus Besar (PB) PERPANI, khususnya dalam aspek kepelatihan. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada PB PERPANI yang sukses meraih prestasi gemilang pada SEA Games dengan enam medali emas dan menjadi juara umum dengan persentase perolehan tertinggi dibanding kepengurusan sebelumnya.

Selain itu, Danny turut mengapresiasi KONI Sulawesi Tengah atas dukungan yang terus diberikan dan berharap cabang olahraga panahan dapat menjadi salah satu cabor unggulan daerah.

Ia juga mengatakan selama dua periode, telah mengantarkan panahan sebagai cabang olahraga resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang akan dipertandingkan untuk kedua kalinya pada Porprov 2026.

“Harapan kami, kepengurusan ke depan semakin solid dan berprestasi. Insya Allah Indonesia bisa kembali menjadi juara umum, dan salah satu kontribusinya datang dari atlet-atlet Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur B Lamakarate, mengatakan saat ini KONI tengah mengundang seluruh cabang olahraga untuk melakukan pemetaan cabor unggulan, mulai dari peringkat satu, dua, dan seterusnya, berdasarkan data PON dan kejuaraan nasional.

“Selain itu dilakukan perbaikan data organisasi, data atlet hingga pelatih. Termasuk peningkatan kesejahteraan atlet melalui program try out dan latihan yang dapat dibiayai sponsor atau bapak angkat,” jelasnya.

Perwakilan PB PERPANI, Suheriyanto, menyampaikan rasa syukur atas capaian prestasi panahan Indonesia dengan raihan enam emas dan dua perunggu atau sekitar 62 persen kontribusi prestasi tertinggi dari cabang olahraga.

“Prestasi itu tidak datang tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang. Prestasi akan tercipta jika ekosistemnya positif, baik dari atlet, pelatih, organisasi, KONI, pemerintah, maupun sponsor,” katanya.

Menurutnya, sesuai tema Musprov, prestasi hanya bisa diraih jika penataan organisasi dilakukan dengan baik. Ia juga menyebut panahan sebagai salah satu cabang olahraga prioritas pemerintah dan masuk dalam lima besar olahraga unggulan nasional serta DBON.

Musprov III PERPANI Sulteng secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah, Drs Irvan Aryanto, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa panahan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter dan budaya bangsa.

“Panahan merupakan olahraga yang mencerminkan nilai-nilai budaya Indonesia, selain menjadi sumber prestasi dan kebanggaan daerah. Saya berharap PERPANI Sulawesi Tengah terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tutupnya. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *