PALU, sportz.id – Kota Palu, Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 yang akan digelar pada 27 April hingga 1 Mei 2026 di GOR Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo. Ajang bergengsi tingkat nasional ini menjadi seri pertama Sirnas B tahun 2026 dan akan diikuti ratusan atlet dari berbagai perkumpulan bulutangkis se-Indonesia.
Ketua panitia pelaksana, H. Anton, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan telah mencapai 99 persen. Seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis terus dimatangkan menjelang pembukaan kejuaraan.
Kejuaraan ini mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-12, U-13, dan U-15, dengan total 11 nomor pertandingan. Selain menjadi ajang perebutan prestasi nasional, turnamen ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp167 juta.
Sebanyak 95 klub dari PB Djarum, Champion dan 364 Atlet lainnya dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi diperkirakan akan menambah semarak persaingan sekaligus mendorong geliat olahraga dan ekonomi daerah.
Perwakilan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, Wahyana selaku Kepala Bidang Turnamen, dijadwalkan hadir untuk memantau langsung pelaksanaan seri perdana Sirnas B tahun ini.
Ketua Pengprov PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, menjelaskan bahwa terpilihnya Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah bukanlah proses yang mudah. Menurutnya, sejak dirinya terpilih memimpin PBSI Sulteng, pihaknya langsung bergerak mengajukan proposal kepada pengurus pusat.
“Menjadi tuan rumah itu ada banyak penilaian, mulai dari sarana dan prasarana, akses transportasi, kesiapan akomodasi, hingga kesiapan pelaksanaan secara keseluruhan. Proposal yang bagus belum tentu diterima jika kondisi lapangan tidak mendukung,” ujarnya didampingi Sekretaris Umum Saiful Pangesa dan Bendahara Umum Ricky Tjui.
Ia menambahkan, daerah di luar Pulau Jawa masih sangat terbatas mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional. Karena itu, penunjukan Palu menjadi momentum penting bagi Sulawesi Tengah untuk menunjukkan kapasitas sebagai penyelenggara event olahraga skala nasional.
“Alhamdulillah setelah melalui proses sekitar satu setengah tahun, Sulawesi Tengah akhirnya terpilih. Ini yang pertama, sehingga kami akan bekerja maksimal agar pelaksanaan berjalan sukses dan menjadi penilaian positif dari pengurus pusat,” katanya.
Gufran menegaskan, fokus utama panitia saat ini adalah menyukseskan pelaksanaan Sirnas B 2026 di Palu, sekaligus membuka peluang agar Sulawesi Tengah kembali dipercaya menjadi tuan rumah event nasional lainnya di masa mendatang.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kejuaraan dan berharap masyarakat Sulawesi Tengah turut menyukseskan Sirnas B perdana di Kota Palu.
Setelah seri pembuka di Palu, rangkaian Sirnas B 2026 selanjutnya dijadwalkan berlangsung di sejumlah kota, yakni Samarinda, Medan, Bengkulu, dan Denpasar. (bas)

