PALU, sportz.id— Pra Chef de Mission (CDM) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di Hotel Sutan Raja Palu, Rabu (15/4/2026), memutuskan sebanyak 27 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan pada ajang Porprov 2026.
Rapat Pra CDM tersebut dipimpin Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Hendi Maratua Sagala bersama Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Humaedi, Helmy umar SE dan lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh 13 KONI kabupaten/kota serta Technical Delegate (TD) dari 27 cabang olahraga.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa cabang olahraga yang dapat dipertandingkan minimal harus diikuti oleh tujuh kabupaten/kota. Namun, terkait jumlah nomor pertandingan atau nomor lomba, masih terjadi perdebatan apakah setiap nomor juga harus diikuti minimal tujuh kabupaten/kota atau tidak.
Selain itu, rapat menetapkan batas verifikasi faktual pada 25 Agustus 2026, sebelum pelaksanaan CDM Meeting dan DRM.
Adapun 27 cabang olahraga yang memenuhi kriteria untuk dipertandingkan pada Porprov Sulteng 2026 yakni: Atletik, panjat tebing, balap motor, paralayang, balap sepeda, pencak silat, biliar, petanque, bola basket, akuatik, bola voli, sepak bola, bulutangkis, sepak takraw, catur, taekwondo, dayung, tenis lapangan, futsal, tenis meja, gateball, tinju, karate, kick boxing, menembak, panahan, dan lari trail.
Dalam forum tersebut, pengurus tuan rumah dari KONI Kabupaten Morowali, Rifai, turut memberikan masukan bahwa atlet tidak diperbolehkan merangkap sebagai pelatih maupun ofisial dalam satu cabang olahraga, guna menjaga profesionalisme dan kelancaran pelaksanaan pertandingan.
Pra CDM Porprov Sulteng 2026 sendiri merupakan bagian dari tahapan awal persiapan pelaksanaan Porprov. Forum ini bertujuan menyamakan persepsi, mematangkan kesiapan teknis, serta memastikan seluruh cabang olahraga dan kontingen kabupaten/kota memenuhi persyaratan sebelum pelaksanaan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Sulawesi Tengah tersebut. (bas)

