
Satgas menempatkan tentara mengecek kedsiplinan atlet serta juga soal kebersihan tempat tidur, pakaian dan kamar mandi.
Waktu tertentu, Satgas juga memberikan kelonggara atlet bertemu keluarga tiap hari Minggu.
Dari pelatih cabang olahraga mendukung penarapan Puslatda secara militer.
“Kalau soal kedisiplinan itu tidak masalah. Bagus itu, atlet harus disiplin. Namun soal teknis latihan itu urusan pelatih yang paham,” ujar Asbudianto, kepala pelatih cabang olahraga gateball.
Puslatda akan berlangsng selama tiga bulan hingga akhir Agustus 2024 menuju tempat pelaksanaan PON 2024 di Povinsi Aceh-Sumatera Utara yang rencananya dibuka Presiden RI Joko Widodo pada 8 September. (bar)

