Tim asal Poso ini pun meradang atas keputusan Asprov ini. Mereka berpegang teguh pada keputusan bidang kompetisi yang telah menetapkan Putra Lore sebagai juara.
“Putra Lore U15 berpegang pada keputusan ketua bidang kompetisi yang menyatakan kami sebagai juara 1 dan sudah diberikan trophy, medali dan sertifikat,” kata manajer Putra Lore, Rudy Lengkong lewat surat ke redaksi Sportz.id, Selasa (28/11/2023).
Alasan pembatalan juara, tambah Rudy, tidak jelas regulasi mana yang digunakan Asprov Sulteng. Kami hanya selalu diberi jawaban hasil komunikasi dan konsultasi ke PSSI Pusat.
“Kami butuh regulasi sepakbola yang jelaskan juara 1 dibatalkan menunggu semi final dan mana surat dari PSSI pusat,” pintanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak Asprov PSSI Sulteng.

