Kini, keduanya menjajal kompetisi yang lebih besar menantang di luar daerah termasuk di Pulau Jawa.
“Pengalaman untuk mengikuti event besar khususnya di Pulau Jawa sangat perlu untuk mematangkan mental sekaligus mengasak teknik mereka. Alhamdulillah semoga prestasi yang dicapai Queena dan Lovi terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Arief Aditya Rifandi, kepala pelatih Cakra SC Palu.
Di balik prestasi ini, ada dukungan kuat dari orang tua mereka, Desy Falentina dan Dedi Suprapto, yang terus memotivasi anak-anaknya untuk mengembangkan bakat dan berani bersaing di luar daerah dan berani mengeluarkan biaya.
“Dari orang tua tentunya mendukung untuk kebaikan anak-anak,” ujar Desy Falentina. (bar)

