Palu, sportz.id – Sebanyak 23 atlet mahasiswa Sulawesi Tengah resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Jawa Tengah 2025. Kontingen ini diketuai oleh Dr Humaedi SPd AIFO yang juga Wakil Dekan III Universitas Tadulako Palu.
Prosesi pelepasan berlangsung di ruang Rektor Universitas Tadulako (Untad), Rabu 17 September 2025. Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor Untad Prof Amar ST, MT, bersama Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sulteng Dr Ir Sagaf yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Kontingen Pomnas Sulteng terdiri dari 23 atlet yang akan turun di enam cabang olahraga, yaitu karate, taekwondo, petanque, pencak silat, atletik dan panjat tebing.
Dari daftar atlet yang akan berangkat, diantaranya pernah mengharumkan nama Sulteng di ajang nasional baik PON maupun kejuaraan nasional.
Ada Sandi dari atletik. Kemudian Reyva Imelda Sambenthiro, Tri Fachrianti, Syifa Salsabila Bontingin dari karate. Kemudian ada Kinaya dari panjat tebing.
Sementara dari taekwondo diperkuat Johansen Vicenzo Angtolis, pernah perak PON 2021 Papua dan peraih emas di ajang World Fire Police Games 2025 baru baru ini di Amerika Serikat.
Dalam sambutannya, Rektor Prof Amar mengatakan bahwa keikutsertaan para atlet mahasiswa di Pomnas bisa berprestasi dan mengharumkan nama universitas, dan juga kehormatan daerah.
“Kami berharap adik-adik atlet tampil penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bapomi Sulteng Dr Sagaf menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan perjuangan.
“Bapomi Sulteng akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik. Kami ingin atlet Pomnas bisa menunjukkan kualitasnya dan meraih prestasi terbaik,” katanya.
Senada, Sekretaris Bapomi Dr Humaedi menambahkan bahwa keikutsertaan mahasiswa pada ajang Pomnas adalah bentuk nyata pembinaan olahraga di lingkungan kampus.
Namun Humaedi juga berharap ada dukungan pendanaan dari pemerintah daerah.
“Biaya pemusatan latihan hingga pemberangkatan atlet Pomnas Sulteng kali ini sepenuhnya ditanggung internal kampus dan Bapomi, tanpa ada bantuan dari pemerintah provinsi Sulawesi Tengah. Padahal, atlet mahasiswa juga bagian dari persiapan olahraga prestasi karena membawa nama Sulteng di level nasional,” tegasnya.
Meski demikian, Humaedi berharap atlet terbaik Sulteng ini bisa menunjukkan kemampuannya mengharumkan nama Sulteng. (bar)
Kontingen Pomnas Sulteng terdiri dari 23 atlet yang akan turun di enam cabang olahraga, dengan rincian sebagai berikut:
Karate (7 atlet): Reyva Imelda Sambenthiro, Muh Ihlasul Amal, Rahmat R Gani, Tri Fachryanti Ramadhana Indra, Tio Tyrali Sambenthiro, Syifa Syalsabila Botingin, dan Mayang Sari.
Taekwondo (4 atlet): Maldini Anggraeny Justisia, Clieve Alexandro Ntahu, Allyzha Madina Murad, dan Johansen Vicenzo Angtolis.
Petanque (1 atlet): Moh. Risyaf Bilnadzary.
Pencak Silat (6 atlet): Tio Prasetyo, Rahmat Hidayat, Shulfiya, Putri Riska Nanda, Dian Ayu Anggraini, dan Brian Zhaqy Wumbulangi.
Atletik (3 atlet): Taufik, Sandi, dan Anas Hidayat.
Panjat Tebing (2 atlet): Kinaya Maulidyah dan Nuryatul Ainun.

