Cabor Tenis Lapangan Gagal Rebut Tiket PON 2024

Tim putra tenis lapangan Sulteng, Januar Radjab, Andre Radjab, James, Irwan Radjab, Syahril dan Rivaldi Tayeb

Sementara beregu putra, Sulteng menurunkan lima pemain dari enam pemain. Pemain yang turun yaitu James, Januar Radjab, Irwan Radjab, Andre Radjab, Safril, dan Syahril Syahrizal. Sementara Rivaldi Tayeb duduk di bangku cadangan.

Dari lima kali pertemuan, Sulteng berhasil memetik kemenangan 3-0 atas Sulbar, menang atas Gorontalo 2-1, menang atas Sulut 2-1. Sayangnya, meski di depan mata tiket PON sudah jelas, Sulteng kalah tidak terduga atas Sulawesi Tenggara. Sulteng kalah 2-1.

Kekalahan ini karena pemain unggulan Sulteng James yang menjadi andalan tunggal Sulteng, mengalami masalah pencernaan. Ini disebabkan faktor cuaca Jakarta yang polusi berat.

Ketiadaan James, formasi Sulteng berantakan. Tunggal pertama yang diisi James akhirnya masuk Januar yang berhasil menang. Sementara tunggal kedua masuk Andre mengalami kekalahan. Sektor ganda putra yang menjadi penentuan masuk Januar dan Irwan. Januar yang main kedua kalinya akhirnya tumbang. Walhasil penentuan lawan Sultra pun akhirnya kandas 2-1.

Masih menggunakan formasi yang sama menghadapi Sultra, Melawan Sulsel pun hasilnya tak banyak berubah.

Sulteng berada di urutan ke-3 dari enam provinsi BK PON. Sementara Sulsel berhasil merebut 1 tiket PON 2024.

Surya, pengurus Pelti Sulteng yang turut mendampingi atlet mengatakan, hasil yang diraih Pelti Sulteng telah maksimal.

“Meski sayangnya di nomor putra, kita kurang beruntung. Itulah hasil terbaik yang dicapai oleh kami,” ujar Surya.

Pelti Sulteng berterima kasih kepada Gubernur, KONI Sulteng, serta semua pihak yang mendukung Pelti Sulteng mengikuti BK PON. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *