
PALU – Cabang olahraga tenis lapangan Sulawesi Tengah (Sulteng) akan berangkat ke Jakarta pada 1 November mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
Tahun ini tenis Sulteng memberangkatkan dua tim sekaligus, putra dan putri.
Pada Popnas sebelumnya tahun 2023, Sulteng hanya berhasil meloloskan tim putri, namun batal berangkat.
Kini, baik tim putra maupun putri sama-sama lolos seleksi pra-Popnas di Gorontalo keluar sebagai runner-up atau juara dua.
Tim tenis lapangan Sulteng dibina oleh pelatih Januar Radjab dan Ira Radjab (Elvira Christanty), penerus dari pelatih legendaris Abdul Radjab.
Ira melatih tim putri, sementara Januar menangani tim putra. Januar sendiri sebagai mantan petenis nasional peraih medali perunggu PON 2000 bersama adiknya, Irwan Radjab.
“Sebagian besar atlet kita baru pertama kali tampil di ajang sebesar Popnas, tapi mereka berlatih keras dan punya semangat luar biasa. Kami optimis bisa bersaing,” ujar Ira Radjab, pelatih tim putri.
Agar persiapan maksimal, tim tenis lapangan Sulteng akan berangkat lebih awal menuju Jakarta pada 1 November 2025.
Keberangkatan lebih dini ini diharapkan memberi waktu adaptasi dan uji coba lapangan sebelum pertandingan dimulai. Disamping itu sudah melakukan pemusatan latihan dua Minggu dan persiapan latihan sebelumnya setelah lolos Pra Popnas Gorontalo.
Ketua Umum Pengprov Pelti Sulteng Muchtar Deluma melalui Surya mengatakan bahwa pembinaan tenis kelompok umur (Turnamen Diakui Pelti/TDP) kini terus digalakkan di Palu melalui berbagai event lokal.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pelti untuk meningkatkan prestasi atlet pelajar.
“Harapannya, melalui Popnas ini, tenis lapangan Sulteng bisa terus berkembang dan melahirkan generasi-generasi juara baru. Peluang itu ada, tinggal bagaimana kita menjaga semangat dan dukungan bersama,” ujar Surya. (bar)
Daftar Atlet Tenis Lapangan Sulteng – Popnas 2025
Putri:
1. Adelia Putri
2. Balqisya Azzarah B
3. Aminah Tirta Zenita
4. Aliya Kartika
Putra:
5. Moh Ariki Trea Aristha
6. Andi Ahmad Anugrah
7. Parel
8. Frideb Bungkundapu

