sportz.id – Atmosfer combat sport di Sulawesi Tengah dipastikan bakal meledak tahun ini. Laga pertama combat sport bertajuk Bakupica 2026 resmi menghadirkan duel panas penuh gengsi antara petarung One Pride, Nando Bomag melawan fighter brutal lintas disiplin, Vikram Parigade.
Pertarungan akbar tersebut dijadwalkan berlangsung di JCC Palu pada Agustus mendatang dan disebut-sebut menjadi salah satu duel combat sport paling ditunggu di Indonesia Timur tahun ini.
Owner sekaligus promotor Bakupica 2026, Inda Cristin, mengatakan bahwa event ini bukan sekadar ajang adu fisik di atas arena, tetapi simbol lahirnya panggung combat sport berkualitas dari Timur Indonesia.
“Bakupica adalah simbol komitmen menghadirkan event combat sport yang berkualitas. Di dalamnya ada rasa hormat, mental disiplin, dan jiwa juara,” ujar Indah Cristin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga duel besar tersebut bisa terealisasi di Kota Palu.
“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Ini awal dari combat sport yang lebih besar di Indonesia Timur,” katanya.
Duel Nando Bomag vs Fikram Parikade merupakan partai puncak/ utama dari seri Bakupica 2026 yang menyediakan 10 partai/ duel pembuka.

Nando Bomag, Petarung One Pride yang Dijuluki “Mempensiunkan Lawan”
Nama Nando Bomag bukan sosok asing di dunia combat sport nasional. Fighter asal Sulawesi itu masih aktif berlaga hingga 2027 di ajang One Pride MMA.
Perjalanan kariernya terbilang keras. Nando pernah mengikuti audisi di Kalimantan Timur dan menjadi satu-satunya peserta dari Sulawesi yang berhasil mencuri perhatian.
Usai pandemi Covid-19, ia kembali mengikuti audisi nasional dan sukses menembus 75 besar dari ribuan peserta yang mendaftar.
Di panggung One Pride, rekornya tercatat satu kemenangan dan satu kekalahan. Namun satu kemenangan tersebut membuat namanya viral karena dijuluki sebagai petarung yang “mempensiunkan lawan”.
Kini, Nando datang ke Bakupica 2026 bukan sekadar bertanding, tetapi membawa reputasi dan harga diri petarung Sulawesi.
Vikram Parigade, Fighter Jalanan yang Tumbuh dari Sambo dan Kickboxing
Di sudut berbeda, Vikram Parigade hadir dengan karakter petarung dingin namun eksplosif. Ia dikenal memiliki dasar kuat di olahraga Sambo dan kickboxing.
Di balik gaya bertarung agresifnya, Vikram mengaku sudah menyukai perkelahian sejak kecil.
Mental bertarung itulah yang kini membawanya ke duel terbesar dalam kariernya menghadapi Nando Bomag.
Bentrok dua karakter berbeda itu dipastikan menjadi magnet utama Bakupica 2026.
Kontrak Sudah Diteken: “Tidak Ada yang Mundur”

Yang membuat duel ini semakin panas, kedua fighter telah resmi menandatangani kontrak pertandingan.
Tidak ada ruang untuk mundur.
Tidak ada drama batal tanding.
Semua akan dituntaskan di arena JCC Palu pada Agustus nanti.

