Tim Karate Lanal Palu Harumkan Nama Sulteng dan Kota Palu di Kejuaraan Piala Kodiklatal 2025

Kolonel Laut (P) Marthinus Sir : Selaras Asta Cita Presiden, Program BERANI Gubernur Sulteng dan Tugas-tugas TNI Angkatan Laut Dalam Rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Dengan Fokus Pada Pembangunan SDM

SPORT SULTENG736 Dilihat

Palu, sport-Z –  Tim Karate Pangkalan TNI AL (Lanal) Palu kembali mengukir prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Karate Piala Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) 2025 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.

Kontingen Lanal Palu yang terdiri dari 10 atlet, lima putra dan lima putri, memboyong total enam medali, terdiri dari 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Medali dipersembahkan oleh Syifa Syalsabila Botingin (-50 kg) dan Tri Fachryanti Ramadhana Indra (-61 kg) yang masing-masing meraih medali emas. Reyva Imelda Sambhentiro (+68 kg), Rahmat R. Gani (-84 kg), dan Alif Fauzan (-60 kg) yang masing-masing meraih medali perak. Serta Syfa Hanidah Salsa Dila (-55 kg) yang meraih medali perunggu.

Tim Karate Lanal Palu Piala Kodiklatal 2025 di Surabaya.

Komandan Lanal Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir, menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya kemenangan dalam arena olahraga, tetapi juga bentuk nyata dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas TNI AL dalam pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Ini momentum yang sangat baik. Atlet-atlet muda kita dari Sulteng telah menunjukkan skill dan potensi luar biasa. Tugas kita adalah memastikan mereka punya ruang dan dukungan untuk berkembang, baik di olahraga maupun pendidikan,” ujarnya.

Danlanal menyebut, keberhasilan ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI dalam menciptakan SDM unggul untuk Indonesia Maju, serta mendukung penuh Program BERANI Gubernur Sulawesi Tengah yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing masyarakat, khususnya generasi muda.

“Sebagai bagian dari TNI AL yang bertugas di wilayah teritorial, kami melihat pembinaan potensi olahraga seperti karate ini sebagai bagian penting dari pemberdayaan wilayah pertahanan. Kita tidak hanya menjaga laut, tapi juga membina manusia-manusia tangguh di darat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *