Pengprov Pordasi Pacu Sulteng Resmi Dilantik, Fokus Prestasi Menuju PON 2028

PALU, sportz.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pacu Sulawesi Tengah resmi dilantik di Pogombo, Palu, Minggu (8/2/2026).

Dalam sambutannya, Ketua Pengprov Pordasi Pacu Sulteng Opan Lamadjido menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan ke depan adalah pembinaan prestasi, seiring Pordasi Pacu akan dipertandingkan pada PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Ketua Umum PP Pordasi Pacu Teddy Soediro melantik Pengprov Pordasi Pacu yang dimpin Opan Lamadjido, di Pogombo, Minggu (8/2/2026)

“Tugas ke depan cukup berat. Kita harus mempersiapkan atlet, joki, dan kuda secara serius agar Pordasi Pacu Sulteng mampu bersaing di PON 2028,” ujarnya.

Opan juga mengungkapkan bahwa pada April 2026, Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah event nasional Pordasi Pacu untuk wilayah Indonesia Timur. Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan seminar lisensi joki dan pelatih yang menghadirkan peserta dari seluruh Sulawesi.

“Saya ingin pacuan kuda Sulteng berprestasi di tingkat nasional. Orang tua kita dulu bersusah payah membesarkan Pordasi, dan saya tidak ingin olahraga ini kembali redup,” tegasnya.

Ketua Umum PP Pordasi Pacu Teddy Soediro menyampaikan harapannya agar Pengprov Pordasi Pacu Sulteng mampu melahirkan bibit atlet unggul melalui pembinaan berjenjang dan penyelenggaraan kompetisi secara rutin.

“Pengprov harus solid, sinergis dengan PP Pordasi, KONI, dan pemerintah daerah. Saya yakin dengan semangat tinggi, Pordasi Pacu Sulteng akan maju dan berbicara di tingkat nasional,” katanya.

Perwakilan KONI Sulawesi Tengah Humaedi menyatakan bahwa pacuan kuda merupakan bagian dari identitas dan sejarah Kota Palu. Ia berharap Pordasi Pacu dapat berkontribusi dalam pencapaian target 10 besar PON 2028 yang dicanangkan KONI Sulteng.

“Mengurus olahraga memang tidak mencari keuntungan, tetapi ini soal harga diri dan pengabdian kita untuk daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat Moh Rifai menegaskan dukungan Pemprov terhadap pengembangan pacuan kuda di Sulteng.

“Pemprov siap membantu. Namun, pengprov harus memiliki kuda dan aktif menyelenggarakan event pacu agar olahraga ini semakin semarak dan berkembang,” pungkasnya. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *