Ketua Harian PASI Sulteng Muhammad Warsita mengatakan Sandy akan turun di nomor 200 meter dan estafet 4×100 meter. Target di nomor 200 meter, atlet binaan PASI Morowali ini diharapkan bisa memperbaiki limit waktu yang dicapai pada Jatim Open 2023. Sandy berhasil lolos limit PON dengan waktu 21,69 detik dari limit PON 21,73 detik.
Kemudian Asnida Aras diturunkan di nomor 3.000 lari gawang (steeplechase) untuk melihat progres latihan selama ini. Asnida membukukan waktu 12 menit 18,89 detik dari limit PON 12 menit 20 detik yang diraih sewaktu Jatim Open 2023. Selain itu Asnida atlet binaan PASI Banggai juga akan turun di nomor 1.500 meter putri
Warsita mengatakan, selain dua atlet tersebut, empat atlet lainnya juga diberangkatkan yaitu atlet putri binaan PASI Kabupaten Morowali Daniela Elim A. Datu yang akan turun di nomor 100 meter, 200 meter dan estafet 4 x 100 meter. Kemudian Fais Medianto dan Anas Hidayat atlet binaan PASI Kota Palu akan turun di nomor 100 meter dan 200 meter.
Satu atlet lagi yaitu Supriadin atlet binaan PASI Morowali. Supriadin akan turun di nomor andalannya 100 meter dan estafet 4 x 100 meter. Jatim Open 2023, Supriadin cedera pada babak final 100 meter.
PASI Sulteng mempercayakan kepada Fajarudin selaku pelatih dan Manajer Yunus SPd. “Target kita bisa lolos beberapa nomor tersebut dan BK PON ini BK PON kedua terakhir yang diselenggarakan PASI,” ujar Warsita.
PASI Sulteng juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Sulteng dan Ketua Umum PASI Sulteng atas dukungannya sehingga atletik bisa mengirimkan wakilnya di ajang Jabar Open 2023. (bar)

