Prestasi Dayung Junior Merosot Tajam

SPORT SULTENG2615 Dilihat

Pedayung junior Sulteng Roy Fitrawan dan Juan Felix pada nomor M2X menempuh lintasan 2.000 meter dengan waktu 7 menit, 30,2 detik. Di belakang Sulteng pedayung DKI dengan catatan waktu beda tipis. Ketiga provinsi bersama pedayung tuan rumah masuk finish hampir bersamaan.

Menurut Hanes, kedua dayungnya minim jam terbang hingga salah menerapkan strategi pada final M2X. Saat berhasil melambung DKI, Sulteng tidak memperhitungkan tuan rumah.

“Juan felix pengalaman lomba kurang. Tiap racing membutuhkan strategi pada final butuh pengalaman yang matang. Itu kan yang perlu dipelajari,” kata Hanes.

“Mental atlet tidak hanya membutuhkan fighting spirit saja, tapi juga pengalaman lomba,”

“Emas itu kompleks, emas itu kualitas tim kerja, emas itu hasil dari satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari faktor – faktor capaian prestasi dalam pembinaan atlit prioritas.

Sementara di sektor pedayung putri, menurut Hanes karena rata-rata atlet yang turun masih kategori U-15. “Rata-rata mereka baru dibina setahun di PPLP, jadi di ajang POPNAS ini bisa menempa mental dan pengalaman mereka,” ujar Hanes. (bar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *